2 Pengepul Benih Lobster Senilai Rp 2,7 M Ditangkap

2 Pengepul Benih Lobster Senilai Rp 2,7 M Ditangkap – Subdit IV Tipiter Direktorat Kriminil Spesial amankan pengepul benur di Kecamatan Wanasalam, Lebak. Dua terduga Asmin (40) serta M Rosidi (29) ditangkap sebab mempunyai 17.000 ekor benur sejumlah Rp 2,7 miliar.

Kasubdit IV Tipiter AKBP Joko Winarto menjelaskan, kedua-duanya diamankan di Kampung Tanjung Panto, Desa Muara wilayah pesisir Banten selatan, Senin (2/7). Kedua-duanya adalah pengepul benur dari nelayan.

Di tangan Asmin, Joko menerangkan mengambil alih kira-kira 11.000 ekor benur. Sesaat dari tangan M Rosidi 6.000 ekor benur type lobster pasir serta mutiara.

“Ke-2 terduga ini lakukan pengepulan serta gagasannya di jual ke pengepul semakin besar,” kata Joko dalam info pada detikcom di Lebak, Banten, Selasa (9/7/2019).

Benur ini, tuturnya, di jual untuk export seharga Rp 200 ribu per ekornya untuk type benur mutiara. Sedang type pasir di jual Rp 150 ribu.

“Yang kita awasi ini di jual melalui Lampung serta Jakarta,” imbuhnya.

Menurut dia, kegiatan pemungutan benur serta penyelundupannya sudah melanggar Undang-undang nomer 45 tahun 2009 mengenai Perikanan. Kedua-duanya sekarang ini ditahan di Mapolda Banten, Jl. Syekh Nawawi Al Bantani.

Selesai tangkap pengepul, berdasar perintah Menteri Kelautan serta Perikanan Susi Pudjiastuti, benur langsung dilepasliarkan di perairan Pangandaran, Jawa Barat.

“Demikian diamankan, langsung kita lepasliarkan besoknya atas perintah kementerian,” ujarnya.