5 Tersangka Korupsi Jembatan Cisinga Masih Keliaran

5 Tersangka Korupsi Jembatan Cisinga Masih Keliaran – Lima orang terduga masalah sangkaan korupsi jalan serta jembatan Cisinga, Kabupaten Tasikmalaya, masih berkeliaran bebas. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat belum meredam serta melimpahkan berkas penyelidikan ke pengadilan.

“Kita masih memahami serta lakukan kontrol pada beberapa terduga. Kita tidak ingin tergesa-gesa,” sebut Kasipenkum Kejati Jawa barat Abdul Muis Ali di kantor Kejati Jawa barat, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (26/6/2019).

Lima orang yang telah jadi terduga ini semasing BA (Kepala Dinas PUPS Kabupaten Tasikmalaya), RR (Petinggi Pelaksana Tehnis Pekerjaan), MM (Petinggi tehnis), DS serta IP dari faksi swasta.

Abdul menerangkan kontrol pada kelimanya dan saksi-saksi terus dikerjakan. Faksinya akan selekasnya melimpahkan jika berkas telah betul-betul usai step kontrol.

“Jika telah selesai, akan kita limpahkan secepat-cepatnya,” katanya.

Walau sekarang ini beberapa terduga masih berkeliaran, Abdul memperjelas kelimanya masih juga dalam pengamatan team penyidik Kejati Jawa barat.

“Kita masih pantau mereka,” sebut Abdul.

Masalah itu diatasi Kejati Jawa barat berdasar pengaduan warga. Kejati sudah memeriksa kantor Dinas Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) pada November 2018.

Ia menerangkan masalah ini berlangsung pada 2017. Pemkab Tasikmalaya lakukan pembangunan jembatan di Jalan Cisinga, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan nilai budget Rp 25 miliar.

Dalam perjalanannya, pembuatan jembatan itu tidak sesuai dengan detail. Disangka ada mark up ongkos dan pekerjaan di subkontrak pada perusahaan lain yang tidak cocok ketentuan.

Proses dari penyidikan serta analisis pakar, didapat bukti jika ada beda nominal budget sebesar Rp 4 miliar lebih. Nilai itu terhitung kerugian negara atas masalah ini.