Home / Berita Umum / Belum Sepekan, Bobot Remaja 179 Kg dari Lamongan Turun 3 Kg

Belum Sepekan, Bobot Remaja 179 Kg dari Lamongan Turun 3 Kg

Belum Sepekan, Bobot Remaja 179 Kg dari Lamongan Turun 3 Kg – Hampir genap 1 bulan perjalanan Selvia Dwi Susanti turunkan berat badannya yg capai 179 kg. Gadis asal Lamongan ini pernah percakapan lantaran udah alami obesitas sejak mulai duduk di bangku kelas 4 MI atau kala usianya tetap 9 tahun.

Saat ini di usianya yg masuk 15 tahun, Selvia selanjutnya dapatkan perlakuan. Team medis dibuat oleh Puskesmas Bluluk buat memonitor perubahan kesehatan Selvia.

Atas dorongan dari banyak pihak, berat tubuh Selvia lantas senantiasa mengalami penurunan. Di mulai seminggu sebelum Selvia mengerjakan general check-up di RSUD Ngimbang pada tanggal 25 Oktober 2018.

Kala itu, atas intervensi dari team medis Puskesmas Bluluk seperti penataan skema makan serta menambahkan kesibukan fisik, Selvia alami penurunan berat tubuh sejumlah 3 kg. Berat Selvia yg awal mulanya capai 179, 3 kg berubah menjadi tinggal 176, 3 kg.

Lantas satu minggu berlalu kembali atau pada tanggal 31 Oktober tertulis berat Selvia turun kembali sampai tinggal 170 kg saja.

” Iya, alhamdulillah berat badannya turun kembali. Tinggal 170, 5 kg, ” kata anggota team medis Puskesmas Bluluk, dr Fauziah terhadap detikcom, Kamis (1/11/2018) .

Intervensi yg dilaksanakan pun tetap sesuai sama merencanakan pola makan serta senantiasa melakukan olahraga gampang dengan cara teratur.

” Buat olah-raga gampang seperti berjalan-jalan saat ini udah teratur, pun buat olah-raga gampang seperti membawa barbel dari botol air mineral ukuran 550 ml berisi pasir, ” katanya.

Untung selesai general check-up, situasi kesehatan Selvia umumnya pun dikatakan baik meski alami obesitas.

Berita terkini ada dari Selvia yg sekarang beratnya cuma tinggal 167 kg, dari catatan paling akhir yg tetap ada di angka 170 kg.

Keseluruhan dalam kurun hampir 1 bulan, berat Selvia udah menyusut sejumlah 12 kg. ” Dalam kurun waktu 1 bulan, beratnya dapat menyusut 12, 3 kg itu perubahan yg sangatlah bagus, ” ujar Fauziah terhadap detikcom, Rabu (14/11/2018) .

Kakak Selvia, Ia Setyowati memberi tambahan, tidak cuman lantaran berat tubuh Selvia yg udah mulai turun, keluarga pun menyatakan puas lantaran sepanjang pengecekan kesehatan, situasi Selvia senantiasa terpantau baik.

” Alhamdulillah, kedua kalinya pengecekan dalam rumah sakit, akhirnya normal serta sehabis ikuti petunjuk team dokter, berat tubuh adik saya pun senantiasa turun, ” papar Ia.

Gak cuma itu, awal kalinya dimaksud tidak percaya diri serta malas berhubungan dengan orang asing lantaran berat badannya, saat ini sehabis pergantian berlangsung pada fisiknya, Selvia lantas mulai buka diri.

Walaupun sebenarnya kala pertama kisahnya mengemuka, Selvia pernah menangis lantaran malu. Bisa dibuktikan dari pergantian tanggapan kala Selvia berhadap-hadapan dengan banyak orang-orang. Masa itu, Selvia cuma bisa menjawab pertanyaan dari mass media dengan ya serta tak atau sekadar anggukan kepala. Tetapi sehabis berat badannya menyusut, Selvia mulai pengin bicara.

Masalah ini kelihatan kala Selvia diminta respon terkait penurunan berat badannya yg penting. Selvia menyatakan dapat tidur dengan urutan normal.

” Puas. Saat ini dapat berbaring. Bila dahulu, saya tidur dengan sikap duduk, ” akunya.

Kejadian Selvia sendiri mengemuka lantaran bungsu dari dua bersaudara ini hendak memutuskan berhenti sekolah di kelas 4 MI. Kala itu dia terasa tidak percaya diri dengan teman-temannya serta hendak memutuskan buat mengurung diri di dalam rumah sepanjang lebih dari lima tahun.

About penulis