Bocah 12 Tahun di Sumbar Dicabuli Ayah Kandung dan Suami Tante Sejak 2016

Bocah 12 Tahun di Sumbar Dicabuli Ayah Kandung dan Suami Tante Sejak 2016 – Seseorang anak berumur 12 tahun di Kota Pariaman, Sumatera Barat dicabuli bapak kandung serta suami tantenya. Perlakukan bejat ini berlangsung semenjak tahun 2016.

Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, menuturkan perkara pencabulan ini tersingkap pada 25 Februari 2019. Waktu itu, paman korban yang baru pulang dari rantau mendatangi Mapolres Pariaman mau membuat laporan pencabulan.

Dalam laporan itu, paman menyatakan syak wasangka memandang gerakan ponakannya yang duduk di bangku SD seringkali murung. Selesai ditekan, korban yang pada akhirnya ceritakan perihal tindakan bejat bapak kandung dan suami tantenya itu.

“Laporan itu kami tindaklanjuti. Selesai dikerjakan penyidikan serta dapatkan bukti-bukti atas laporan itu, kami kerjakan penangkapan pada banyak aktor,” tutur Andry, Sabtu (9/3/2019).

Polisi langsung tangkap dua orang aktor berinisial Jis yang disebut bapak kandung korban dan Bel suami tantenya.

Dalam kontrol tersingkap, pencabulan itu berlangsung semenjak 2016 sampai pertengahan 2018 kemarin. Waktu itu, korban tinggal bersama-sama aktor Bel. Korban sudah sempat ceritakan tindakan bejat sang suami tante terhadap Jis bapak kandungnya, tetapi gak direspons. Malahan, sang bapak kandung turut juga mencabuli anaknya.

“Korban trauma tinggal bersama-sama tantenya, terus kembali pada rumah bapak kandungnya. Tetapi dalam rumah dia malahan berubah menjadi korban kembali,” jelas Andy sekalian merinci tindakan keji ayahnya ini berjalan semenjak pertengahan 2018.

“Gara-gara dapatkan kekerasan seksual itu, korban alami trauma berat. Korban bakal berteriak jika berjumpa orang tak diketahui yang berbadan besar,” tuturnya.

Polisi masih tetap mengatasi perkara ini. Ke dua terduga udah ditahan. Mereka dijaring dengan UU Perlindungan Anak Dengan intimidasi hukuman penjara terendah 5 tahun serta sangat lama 15 tahun. Pribadi aktor bapak kandungnya bakal ditambah pemberatan 1/3 kurungan.