Diduga Melanggar UU Keimigrasian, 11 WNA Diamankan di Apartemen Centerpoint

Diduga Melanggar UU Keimigrasian, 11 WNA Diamankan di Apartemen Centerpoint – Kantor Imigrasi Bekasi mengamankan 11 penduduk negara asing di Apartemen Centerpoint, Jalan Niaga Barat, Bekasi Selatan. Banyak WNA itu melanggar dokumen keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Bekasi Petrus Teguh Aprianto mengemukakan pihaknya sebelumnya dapatkan kabar berkenaan ada WNA yg tinggal di apartemen itu. Petugas Imigrasi melihat ke area pada Rabu (13/2) lebih kurang waktu 00. 30 WIB.

” Sehabis bekerjasama, petugas ke TKP serta ditemui, ditangkap 11 WNA Afrika, 10 salah satunya Nigeria serta 1 Ghana, ” kata Petrus terhadap wartawan di kantornya, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kayuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (13/2/2019) .

Sebelas WNA itu dikira melanggar UU Keimigrasian. Sejumlah salah satunya didapati alami overstay.

” Perkiraan sebelumnya dari paspor yg ditangkap, 4 WNA udah overstay, dan 7 WNA yang lain belum juga memberikan dokumen yg dipunyai. Hingga dari unsur-unsur awal itu selanjutnya petugas mengamankan 11 orang itu, ” sambungnya.

Hasil dari pengecekan, 11 WNA itu tinggal di apartemen itu hampir 1bulan. Satu kamar disewa oleh 3-4 orang.

” Mereka pindah-pindah (hunian) . Kami amankan kartu akses dari apartemen beda yg diterima dari satu diantaranya kamar dari WNA itu, ” susulnya.

Petugas tetap memahami visa berkenaan banyak WNA itu. ” Dari yg punyai paspor itu, izinnya kunjungan, ” ujarnya.

Disamping itu, banyak WNA itu menyatakan tinggal di Indonesia buat kebutuhan usaha.

” Bila pernyataan dari mereka menurut interview singkat sich mereka pengin usaha, gak tahu ikut seperti apakah bisnisnya, ” jelasnya.