Home / Berita Umum / Polisi Usut Miras Olosan Maut Tewaskan 3 Orang di Trenggalek

Polisi Usut Miras Olosan Maut Tewaskan 3 Orang di Trenggalek

Polisi Usut Miras Olosan Maut Tewaskan 3 Orang di Trenggalek – Polisi bekerja cepat mengerjakan pengungkapan tragedi pesta minuman keras (miras) oplosan yg menewaskan tiga orang di Trenggalek. Akhirnya penyidik memastikan lima terduga dimulai dari penyandang dana sampai pensuplai miras.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra mengemukakan ke-5 terduga merupakan Hadi Suwito, penduduk Desa Janti, Kecamatan Ujar, Kabupaten Kediri bertindak sebagai pensuplai miras ; Sugiono (39) , penduduk Desa/Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri jadi pengecer miras. Samsul Anam, penduduk Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, Trenggalek bertindak sebagai penyandang dana ; Arik Setiawan dan Rudi Sukamto penduduk Dusun Ketawang, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo jadi pengoplos miras.

” Tidak cuman terduga kami ikut mengamankan 25 model barang untuk bukti dimulai dari miras, jeriken sampai botol yg bakal di isi miras palsu, dan sejumlah perabotan yang lain, ” kata Didit, Rabu (13/2/2019) .

Diterangkan Didit, peristiwa pesta miras maut itu berasal pada Jumat (8/2) kala beberapa penduduk memiliki rencana menyelenggarakan pesta miras dengan argumen buat berjaga saat penentuan kades di Desa Margomulyo. Kala tersebut satu diantaranya terduga beli miras ke lokasi Kediri.

Sesudah itu miras yg diperoleh dioplos memanfaatkan sejumlah minuman beda serta diminum berbarengan mulai waktu 21. 00 WIB sampai Sabtu pagi hari.

Besok harinya beberapa penduduk yg menenggak miras oplosan itu alami tanda-tanda overdosis serta keracunan metanol, pusing sampai pandangan mata kabur. Banyak korban selanjutnya dibawa ke pelayanan kesehatan Puskesmas serta rumah sakit.

” Dari peristiwa itu ada tiga korban yg wafat, ialah Novian Mardiansyah alias Sihok serta Hariadi alias Singo penduduk Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, dan Endro Susanto, penduduk Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek. Sejumlah yg beda tetap dirawat dalam rumah sakit, ” pungkasnya.

Banyak terduga saat ini ditahan di Polres Trenggalek serta dijaring clausal 204 KUHP, clausal 135 Jo clausal 71, clausal 140 Jo Clausal 86 UURI Nomer 18 Tahun 2012 Terkait Pangan dan clausal 106 Jo clausal 24 UURI Nomer 7 Tahun 2014 Pentang Perdagangan , yg diancam dengan pidana maksimum 15 tahun penjara serta denda sangat banyak Rp 10 miliar rupiah.

About penulis