Warga Babel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama

Warga Babel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama – Masyarakat di Bangka Belitung (Babel) Daud Rafles (25) diputuskan menjadi terduga masalah pendapat penistaan agama. Kapolda Bangka Belitung Brigjen Istiono menyebutkan masalah itu bermula dari sama-sama ejek Daud dengan temannya.

“Motifnya ialah sama-sama ejek dengan partnernya di sosial media,” kata Istiono waktu mengadakan jumpa wartawan di Mapolda Babel, Selasa (9/4/2019).

Istiono menerangkan Daud sama-sama ejek dengan temannya di sosial media. Sebab ingin membalas temannya, Daud lalu merekam laganya waktu membacakan satu diantara surat di Alquran tetapi dipelesetkan.

“Berdasar pada kontrol sesaat, sebab sama-sama ejek. Video itu di-upload pada Senin (8/4) ke group alumninya sampai berbuntut viral di sosial media,” jelas Istiono.

Kontrol sesaat, Daud adalah residivis masalah pengeroyokan. Daud baru bebas pada Desember 2018.

“Hasil kontrol petugas, aktor ialah residivis masalah pengeroyokan serta melakukan hukuman saat 8 bulan, baru hirup hawa fresh Desember 2018,” tuturnya.

Daud sekarang ini ditahan Polda Babel. Istiono pastikan pihaknya akan menginvestigasi selesai masalah itu.

“Kita akan usut selesai video itu, termasuk juga kontrol saksi-saksi,” tegasnya.

Awal mulanya dikabarkan, penentuan Daud menjadi terduga masalah pendapat penistaan agama berdasar pada hasil kontrol penyidik Krimsus Polda Babel sesudah diamankan serta diadukan ke Polres Bangka Barat.

“Hasil kontrol petugas Subuh barusan serta langsung diputuskan menjadi terduga,” tutur Dirkrimsus Polda Babel AKBP Indra Krimasyadi.